Rabu, 24 November 2010

Prinsip kerja rangkaian forward / reverse

photo : taufiqsabirin

. Apa yang dimaksud dengan rangkaian forward / reverse, yaitu rangkaian maju dan mundur yang digunakan untuk menjalankan sebuah mesin yang menggunakan induction motor sebagai penggeraknya seperti mesin conveyor, yang digunakan untuk mengirim material produksi dalam jumlah tertentu, kemudian diolah dll.

. Terdapat beberapa komponen utama dalam rangkaian ini, seperti push button, magnetic
contactor dan induction motor, masing-masing berfungsi untuk :

1.Push button atau disingkat PB berfungsi memberikan sinyal maju dan mundur serta untuk memberhentikan mesin.

2. Magnetic contactor atau disingkat MC berfungsi sebagai penghubung tegangan power ke beban, yaitu motor penggerak. Terdapat dua buah MC, masing-masing untuk maju dan mundur.

3. Induction motor atau disingkat IM berfungsi untuk menggerakan roda / gear yang terdapat pada conveyor.


Cara kerja

. Pada saat PB forward ditekan [1x], maka MC untuk maju dalam hal ini K1 akan bekerja dan mengalirkan arusnya ke beban motor, sehingga conveyor akan bergerak maju.

. Dan pada saat PB reverse ditekan [1x], maka MC untuk mundur dalam hal ini K2 akan bekerja dan mengalirkan arusnya ke motor, sehingga conveyor akan bererak mundur.

. Untuk memberhentikan gerakan maju atau mundur, cukup dengan menekan PB stop satu kali, maka system akan berhenti.


. Sebagai tambahan, untuk memberikan sinyal maju dan mundur tidak hanya berupa PB saja namun bisa juga dengan menggunakan selector switch, limit switch atau sensor seperti photo sensor, hanya saja jika menggunakan photo sensor, biasanya digunakan pada mesin yang pengendaliannya dikendalikan secara automatis.

Selasa, 09 November 2010

Rangkaian start / stop

photo : taufiqsabirin.wordpress


. Rangkaian start/stop umumnya digunakan pada sirkuit atau mesin yang berhubungan dengan induction motor sebagai penggeraknya, seperti mesin-mesin pompa, conveyor, roll dll.

. Sirkuitnya sangat sederhana, hanya terdiri dari beberapa komponen seperti push button, relay dan magnetic contactor yang saling berhubungan.

. Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat rangkaian tersebut.
  • Push button 2 buah
  • Relay 1 buah
  • Magnetic contactor 1 buah
  • Kabel ukuran 2 mm secukupnya .
  • Kabel beban secukupnya [ disesuaikan dengan daya beban ]
  • Thermis
  • CP [ circuit protector ]
  • NFB [ no fuse breaker ]

Cara kerja

. Pada saat tombol start ditekan 1x, maka relay K1 bekerja terus, sebab rangkaian ini sudah dikunci oleh kontak relay K1 yang dipasang sejajar dengan kontak tombol start, sistem seperti ini dinamakan " self hold ", dan pada saat tombol stop ditekan 1x, maka relay K1 akan berhenti bekerja.

. Selama relay K1 bekerja maka magnetic contactor akan bekerja dan mengalirkan arusnya ke beban motor, sehingga beban pun akan bekerja atau bergerak.

. Beban motor akan dilindungi oleh alat pelindung overload yang dinamakan thermis, jika terjadi overload, kontak thermis akan memutus rangkaian control dan relay K1 akan stop.

Minggu, 07 November 2010

Teknik mengukur tegangan listrik

photo : tech-faq
photo : factorycontrols

. Mengukur tegangan pada beban listrik seperti relay, magnetic contactor atau induction motor, sering kita lakukan manakala terjadi sesuatu yang tidak beres terhadap sirkuit tersebut atau pada bebannya sendiri atau pada saat kita sedang melakukan penelitian dan analisa yang memerlukan data-data teknis.

. Ketika atau sebelum melakukan pengukuran ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti tegangan kerja beban, kapasitas beban, jenis tegangan yang dipakai AC/DC dll, agar dapat mengira- ngira berapa besaran tegangan yang mengalir dan dapat pula menyesuaikan alat ukurnya pada posisi selector atau kapasitas yang tepat.

. Teknik mengukur tegangan dapat dilakukan dengan dua cara, teknik yang pertama, dilakukan dengan menggunakan alat ukur Multitester dan yang kedua, dilakukan dengan menggunakan alat ukur Volt meter.

.
Mengukur tegangan menggunakan multitester biasanya dilakukan ketika sedang menganalisa masalah atau perbaikan pada mesin misalnya, namun jika menggunakan volt meter biasanya sudah menempel pada control panel, yang dapat dibaca langsung besarnya tegangan yang mengalir padanya,

Terbaru