Minggu, 26 Juni 2011

Saklar Tekan / Push Button



. Dalam dunia industri terdapat berbagai macam jenis mesin, baik itu mesin produksi ataupun mesin penunjang, dengan cara kerja yang berbeda-beda dan fungsi yang berbeda pula sehingga menghasilkan output atau hasil yang bervariasi. untuk menggerakan suatu mesin diperlukan suatu alat yang sangat banyak jenis dan ragamnya, salah satunya adalah Push Button atau saklar tekan, yang dapat memberikan sinyal listrik, sehingga mesin bisa hidup.

. Ini adalah gambar Push Button, dalam bahasa Indonesianya yaitu saklar tekan, artinya alat ini bekerja dengan cara ditekan, alat ini sangat umum, banyak digunakan diberbagai mesin produksi yang terdapat diindustri-industri dan lainnya, alat ini juga paling mudah untuk dipelajari atau dipahami karena fungsi dan cara kerjanya yang sangat sederhana

. Pada bagian atasnya terdapat knop yang berfungsi sebagai area penekan (warna merah), lalu disamping kiri dan kanan terdapat terminal, kontak normally open (no) dan normally close (nc) berfungsi sebagai terminal wiring untuk dihubungkan dengan alat listrik lainnya, lalu mempunyai kapasitas beban sekitar 5 A.


Cara Kerja.

. Alat ini befungsi sebagai pemberi sinyal masukan pada rangkaian listrik, ketika / selama bagian knopnya ditekan maka alat ini akan bekerja sehingga kontak-kontaknya akan terhubung untuk jenis normally open dan akan terlepas untuk jenis normally close, dan sebaliknya ketika knopnya dilepas kembali maka kebalikan dari sebelumnya, untuk membuktikannya pada terminalnya bisa digunakan alat ukur tester / ohm meter. pada umumnya pemakaian terminal jenis NO digunakan untuk menghidupkan rangkaian dan terminal jenis NC digunakan untuk mematikan rangkaian, namun semuanya tergantung dari kebutuhan.


Penggunaan.

. Seperti telah kita ketahui, alat ini sangat banyak digunakan, dalam sebuah operation panel bisa terdapat beberapa Push Button tergantung dari keperluan, alat ini juga memiliki kode warna pada bagian knopnya untuk membedakan fungsi dari masing-masing alat, seperti warna merah digunakan untuk tombol berhenti/stop, lalu warna hitam/hijau digunakan untuk tombol jalan/start kemudian warna kuning digunakan untuk tombol reset atau alarm stop, ada beberapa contoh penggunaan Push Button seperti untuk menjalankan motor/pompa, menjalankan conveyor, menghidupkan lampu, mereset alarm, menyalakan bell, menghidupkan cylinder dan masih banyak lagi.

4 komentar:

  1. pak, pada mesin saya menggunakan handle switch sering tidak mau connect. kl handle diputar kekiri mesinnya tdk bereaksi harus berulang-ulang baru bisa connect. mengapa begitu?

    BalasHapus
  2. Pertama bisa kontak didalamnya kotor, sehingga sulit terhubung, kedua, mungkin kontaknya sudah mulai rusak, kadang on, kadang tidak on,akibat dari usia pemakaian, ketiga, bisa juga kabel keterminal-terminalnya kendor, atau setengah putus, sehingga arus tidak dapat mengalir dengan sempurna, keempat, bisa dari relay yang terhubung dengan handle switch rusak, sehingga mesin lambat bereaksi, dari empat kemungkinan itu, bisa diambil mana yang plg mendekati penyebab dari masalah tsb. sekian terima kasih.

    BalasHapus
  3. pak, apa perbedaan antara saklar tekan dan tombol tekan ??

    BalasHapus
  4. mantab gan.... thanks buat infonya... jadi tambah wawasaan tentunya,....
    heeee kunjungi saya juga di Rajalistrik.com

    BalasHapus

Terbaru